Rabu, 01 Juli 2015

WANITA DALAM LANGKAHNYA



Anggun langkahmu, menyibak sutera
Corak warna melambungkan kisah
Rangkaikan mimpi dalam asa rasa indah
Indah, mempesona jiwa raga

Tegap langkah berirama
Tegak kepala luruhkan lara
Anggun tak tertelan oleh gulita
Tegas, tak terkalahkan lara-lara

Halus tangan penuh kasih
Lantunkan nada rindu menyesakkan dada
Sesak oleh bahagia, sesak oleh rasa cinta
Tegar, tak patah oleh masalah

Wanita, bergerak selaras seimbang
Kami bersama dalam nafas cinta
Tak terbatas peran sebab wanita
Karya cinta melagukan kisah
Tegas tegak, tegar tak patah
Anggun, indah tapak langkahnya


Tajwidatul Hijaziyah atau yang biasa disapa Tajwid, adalah mahasiswa Fakultas Pendidikan Psikologi, Jurusan Psikologi. Menulis, membaca dan melukis adalah hobinya sejak usia dini.

karya terbaik kategori puisi dalam even yang diselenggarakan muslim study FE UM tahun 2015

Kamis, 29 Januari 2015

Catatan Langit

Daun bergoyang ditiup sang bayu
Iramanya merdu meluluhkan hatiku
Merentas mimpi
Dalam malam panjang aku bersenandung rindu

Kapas putih bergerak diatas sana
Menggoda surya yang tak acuh padanya

Aku bernyanyi dalam sunyi
Mendendangkan satu melodi diantara diamku

Ada fajar diujung senjaku
Tersenyum menyambutku

Senyumnya mendamaikan rindu

Tajwidah

SETITIK PERJALANAN

Dan sepanjang jalan ini aku melihatmu
Wajahmu
Senyummu
Kuabaikan aku
Kurindukan dirimu

Kau fajar yang kunanti

Temani aku hingga kedamaian senja menjemputku

Tajwidah

Detik waktu berlalu tak dapat kuhindari
Diantara jarum jam yang berdetik itu
Ada nafasku yang mengalir dalam rindumu
Ada rinduku yang menggapai hatimu

Aku
Tak seindah pelangi diangkasa
Aku
Bukan peri yang indah sayapnya

Hanya aku menjadi biasa
Dalam kesederhanaan
Dalam kejujuran
Untuk bersamamu dalam rasaku
Bersamaku dalam rasamu
Dalam bayangmu memenuhi segenap hatiku

Kudekap hatimu dan kukatakan

Aku tak mau kehilanganmu untuk yang kedua kalinya

tajwidatul hijaziyah

Angka satu
Selayar mata menyambut mimpi
Selaksa hati merangkai duri
Mawar merekah dalam kasih

Surya terbit mengiring fajar
Ia terpana menggelung senja
Rangkai asa dalam relung jiwa

Satu, satu, satu
Ku hitung dalam hati
Satu, satu
Hanya satu
Tiada dua karena hanya satu nama kurindu

Satu, satu
Satu hati akku terpaut
Satu cinta aku terjerat
Satu warna pelangi

Disana letak bahagiaku
Pada hatinyalah ku mampu merindu

Tak kan mampu tergantikan
Angka satu

Satu, ia yang menawan hatiku

Special for Fajar Bayu

Happy 17month anniv 




Selasa, 09 Desember 2014

Jarum Waktu



Detik waktu berlalu tak dapat kuhindari
Diantara jarum jam yang berdetik itu
Ada nafasku yang mengalir dalam rindumu
Ada rinduku yang menggapai hatimu

Aku
Tak seindah pelangi diangkasa
Aku
Bukan peri yang indah sayapnya

Hanya aku menjadi biasa
Dalam kesederhanaan
Dalam kejujuran
Untuk bersamamu dalam rasaku
Bersamaku dalam rasamu
Dalam bayangmu memenuhi segenap hatiku

Kudekap hatimu dan kukatakan
Aku tak mau kehilanganmu untuk yang kedua kalinya